Babad Majengan

OM AWIGHNAMASTU,
Aum aryam mahadiwyam, majamulyam wiryam suram, malyandham palajer asimam, sentong aryam wittasuksmam.

Kalinganya sira Arya Sentong, awesma ring Pacung, apasajna Kyayi Ngurah Pacung, aputra kakung apasajna sira Arya Putu, wibuhing pariwara, saloring Palwagambhira, sawetaning kali Panahan, sakuloning kali Wos, tekeng ukir mwang wana, ya ta kapunpunan denira, alama pwekang kala, hana pratikulanira, kakung roro, Kyayi Ngurah Ayunan, Kyayi Ngurah Tamu, Kyayi Ngurah Ayunan, angalih mareng Perean, teher angawe wesma, Kyayi Ngurah Tamu, tanana wija, pejah Ngurah Tamu, saraja druwene ring Pacung makadi keris mwang watang, sama winwat maring Perean, dene Kyayi Ngurah Ayunan, wadwanira kena giniring dene Kyayi Ngurah Pupuan, Kyayi Ngurah Ayunan teher asima ring Perean, apasajna Kyayi Ngurah Pacung, alama pwekang kala, pasilihning bhanukula, hana pratikulanira, apasajna Kyayi Ngurah Pacung Sakti, aswami makapadmi ngaranira I Gusti Luh Pacekan, asunu sira jalu sawiji, anama Kyayi Ngurah Batanduren, teher apasajna Salit Pacung, ndah ta mangko, mangke I Gusti Luh Pacekan, kala lungha ring pangempuan ring tirtha gangga katemu Hyang Um ring Watulumbang, katon Sang Pandya holeng-holeng, sinampenana dene I Gusti Luh Pacekan, weruh Hyang Um, henengakena ika.

Lontar

Tucapa Kyayi Ngurah Pacung, anyolong smara ring pariwaranya, kang ngaran Luh Jepun, pinih ameteng huwus tigang lek, weruh I Gusti Luh Pacekan, krodha teka amupuh wong ameteng ika, tur ya malayu manangis. Kyayi Ngurah Pacung umeneng juga, dadi hana Si Ungasan, wong Badung pradesi, dinol badeg, kulanya titising Pamecutan, nguni duk I Gusti Ngurah Pamecutan, abuburu ring alas Ungasan, hana ta wang kanya angwan, ya ta jinasmara de Kyayi Ngurah Pamecutan, matangnyan hana Si Ungasan, kadi dinwating Hyang, prapteng Perean, ya ta sinang siptengaksi, de Kyayi Ngurah Pacung, kinon amupu paricaraka ameteng, tutut Si Ungasan, dadi winwat mareng Marga.

Continue reading

Kepemimpinan Buruk dan Baik

Di setiap perusahaan/organisasi tentu ada atasan baik dan atasan buruk. Ibarat peran dalam film pasti ada peran baik yang jadi jagoan dan ada peran antagonis yang jadi penjahatnya.

Atasan yang baik biasanya memiliki gaya kepemimpinan yang dihormati oleh orang banyak.

pemimpin

Sedangkan pemimpin yang buruk tentu menjadi atasan yang menyebalkan buat anak buahnya dan tidak dihargai, selalu menjadi momok dan bahan gosipan anak buah.

Namun, tidak semua atasan yang menyadari apakah gaya kepemimpinannya akan membawa dampak positif atau malah merugikan buat orang banyak.

Continue reading

Mengenal Pahlawan Bali – I Gusti Ketut Pudja

Pada hari Senin 19 Desember 2016, mata uang rupiah edisi baru telah diresmikan oleh Presiden Jokowi dalam peluncuran uang rupiah kertas dan logam terbaru tahun emisi 2016 yang bertempat di gedung Bank Indonesia – Jakarta.

uang-baru

Deputi Direktur Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Andiwiana menjelaskan, pemilihan pahlawan pada desain mata uang baru didasari oleh kebhinekaaan atau keragaman Indonesia. Selain gambar pahlawan, akan dicantumkan juga gambar keindahan alam Indonesia serta tarian daerah. Juga akan dicantumkan daerah-daerah yang belum terwakili oleh gambar pahlawan di mata uang sebelumnya. Makanya pada uang rupiah Tahun Emisi 2016 ini dicantumkan pahlawan dari Papua yakni Frans Kaisiepo. Ini pertama kalinya pahlawan dari Papua dicantumkan pada desain mata uang.

Continue reading

Program Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana Kabupaten Badung (3)

Program Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana Kabupaten Badung (PPNSB) Kabupaten Badung, pada hari Selasa tanggal 13 Desember 2016 resmi diluncurkan. Peluncuran program PPNSB tersebut dihadiri oleh Ibu Megawati Soekarnoputri, Presiden ke-5 Republik Indonesia. Acara tersebut dilaksanakan di Lapangan Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung “Mangupraja Mandala”. Pada acara ini Ibu Megawati Soekarnoputri juga meluncurkan implementasi Program PPNSB tersebut dengan ditandai dengan menekan tombol sirine.

mega

Pada acara tersebut Ibu Megawati Soekarnoputri didampingi anggora Komisi X DPR RI I Wayan Koster, Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta, Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa, Sekda Kabupaten Badung Kompyang R. Swandika dan Ketua DPRD Kabupaten Badung Putu Parwata. Juga turut hadir dalam acara tersebut adalah Wakil DPRD Kabupaten Badung Sunarta beserta anggota DPRD Kabupaten Badung, Penglingsir Puri Ageng Mengwi A. A. Gde Agung, Ketua TP PKK Kabupaten Badung Seniasih Giri Prasta, Wakil Ketua TP PKK Badung Kristiani Suiasa, Ketua DPW Badung Nyonya Kompyang Swandika, para Kepala SKPD dan sejumlah undangan lainnya.

Continue reading

Program Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana Kabupaten Badung (2)

Mengutip pula tulisan Bapak Rudi Hartono pada http://www.berdikarionline.com/prinsip-pembangunan-semesta-berencana-ala-bung-karno/ tentang awal mula dicetuskannya Program Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana yaitu pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PDI Perjuangan, yang berlangsung tanggal 10-12 Januari 2015, di Jakarta, kembali menggelorakan pemikiran besar Bung Karno yang salah satunya ada Program PNSB.

mega.jpg

Pada Rakernas tersebut, PDIP menghidupkan kembali gagasan Bung Karno mengenai Pembangunan Nasional Semesta Berencana (PNSB). Konsep besar ini dirumuskan oleh Bung Karno di tahun 1959 dan mulai dijalankan antara 1961-1968.

Keinginan PDIP menghidupkan PNSB langsung berterima luas. Banyak pihak yang meresponnya secara positif, termasuk Ketua MPR Zulkifli Hasan dan Presiden Joko Widodo.

Continue reading

Program Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana (1)

Pada hari Selasa tanggal 13 Desember 2016, Pemerintah Kabupaten Badung meluncurkan Program Pembangunan Nasional Semesta Berencana (PPNSB) yang dilaksanakan di Lapangan Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung “Mangupraja Mandala”. Peluncuran Program PPNSB Kabupaten Badung ini dihadiri oleh Mantan Presiden RI ke-5, Ibu Megawati Soekarnoputri. Beliau sekaligus meluncurkan implementasi dari program PPNSB Kabupaten Badung tersebut dengan menekan tombol sirine sebagai pertanda diluncurkannya implementasi Program PPNSB Kabupaten Badung tersebut.

mega (2).jpg

Apa itu Program Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana tersebut ? Mungkin tulisan dari Bapak Arif Budimanta, Direktur Megawati Institute yang diambil dari situs http://nasional.sindonews.com dapat memberikan gambaran terkait pada Program Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana tersebut.

Continue reading

Mlaspas Payadnyan – Karya Pegat Sot lan Anta Sapa Maha Warga AWBP

Hari Jumat tanggal 14 Agustus 2015, Maha Warga Arya Wang Bang Pinatih menggelar upacara Mlaspas Payadnyan yang merupakan rangkaian dari Karya Pegat Sot lan Anta Sapa yang bertempat di Ex. Balitex, Kesiman – Kertalangu (bekas lokasi Kerajaan Kertalangu).

awbp1

Upacara ini bertujuan untuk menyucikan lokasi dan uparengga yang akan digunakan dalam rangka Karya Pegat Sot lan Anta Sapa Maha Warga Arya Wang Bang Pinatih. Seperti yang telah diketahui, Karya Pegat Sot lan Anta Sapa ini dimaksudkan untuk memutus dan menetralisir sesangi (sumpah), dosa, kutukan yang terjadi sejak abad ke-17 saat Raja Kyai Anglurah Agung Mantra memimpin Badung di Puri Kertalangu.

Continue reading