Seputar Ikan Koi

Selain Ikan pembawa keberuntungan, kedamaian dan juga kesejahteraan, ternyata Ikan Koi punya segudang fakta menarik dan unik. Apa saja fakta menarik dan unik dari Ikan Koi ?

Sejarah Ikan Koi
Berlawanan dengan kepercayaan populer, Ikan Koi diduga berasal dari Cina. Ikan itu kemudian digunakan sebagai sumber makanan sebelum Jepang mulai berkembang biak mereka untuk estetika di pertengahan 1800-an.

Koi2

Nenek Moyang Ikan Koi
Kohaku adalah Koi putih dengan bercak merah dan menjadi Koi yang paling populer di Jepang. Sebuah Koi legendaris bernama Hanako hidup menjadi Koi tertua dalam sejarah. Hanako menetas pada 1751 dan hidup sampai usia hingga 226, meninggal pada tahun 1977. Koi Jepang yang terkenal ini hidup melalui masa Industrial, Amerika dan Perancis Revolutions, melihat pembentukan Amerika Serikat, penemuan listrik dan mobil , selamat Perang Dunia I dan II, dan bahkan hidup dalam Perang Vietnam! Itulah salah satu rentang hidup yang panjang! Namun, sebagian besar Koi hidup 30-40 tahun.

Continue reading

Ikan Koi

Koi berasal dari bahasa Jepang yang berarti ikan karper. Lebih spesifik lagi merujuk pada nishikigoi, yang kurang lebih bermakna ikan karper yang bersulam emas atau perak. Di Jepang, koi menjadi semacam simbol cinta dan persahabatan. Ini karena koi merupakan homofon untuk kata lain yang juga bermakna kasih sayang atau cinta. Ikan Koi adalah sejenis ikan yang termasuk ikan mas (Cyprinus carpio) yang mempunyai ornamen yang sangat indah dan jinak. Koi biasanya dipelihara sebagai hiasan dengan tujuan keindahan dan keberuntungan di dalam rumah dan luar rumah, karena ikan koi dipercaya membawa keberuntungan.

Karena ikan koi sangat dekat berkerabat dengan ikan mas, dan oleh karena itu di Indonesia banyak orang menyebutnya ikan mas koi. Jenis ikan koi dibedakan tergantung dari warnanya, polanya dan ukurannya. Beberapa unsur warnanya adalah putih, hitam, merah, kuning, biru dan krem. Jenis koi paling dikenal adalah jenis ”Gosanke”, yang terdiri dari Kohaku, Taisho Sanshoku, and Showa Sanshoku.

Continue reading

Hobby Baru – Ikan Koi

Hobby baru ini muncul gara-gara mulainya pembangunan “Jineng” di rumah. Dari pembangunan “Jineng” itu, kemudian merembet ke pembuatan “tebing-tebingan” di timur “Jineng”. Hal ini dikarenakan tembok di timur “Jineng” terlihat pendek akibat pembangunan “Jineng” tersebut. Dari pembuatan “tebing-tebingan” itulah muncul ide membuat “kolam kecil” yang nempel dengan tembok.

Dalam proses pembuatan kolam ini, yang tanpa perencanaan yang matang, baik bentuk, finishing maupun filternya, akhirnya berserah pada tukangnya. Singkat cerita, setelah jadi baru terlihat kekurangan kolam yang dibuat tersebut. Filtrasinya asal-asalan dan finishingnya kurang bagus buat ikan (itu setelah baca di grup dan di forum-forum ikan). Itupun setelah saya membeli beberapa ekor ikan komet, kemudian dilanjutkan dengan ikan koi (pasaran). Ternyata satu persatu ikan koinya menghadap yang kuasa. Dari 10 ikan hanya 1 yang bertahan.

Continue reading

Babad Majengan

OM AWIGHNAMASTU,
Aum aryam mahadiwyam, majamulyam wiryam suram, malyandham palajer asimam, sentong aryam wittasuksmam.

Kalinganya sira Arya Sentong, awesma ring Pacung, apasajna Kyayi Ngurah Pacung, aputra kakung apasajna sira Arya Putu, wibuhing pariwara, saloring Palwagambhira, sawetaning kali Panahan, sakuloning kali Wos, tekeng ukir mwang wana, ya ta kapunpunan denira, alama pwekang kala, hana pratikulanira, kakung roro, Kyayi Ngurah Ayunan, Kyayi Ngurah Tamu, Kyayi Ngurah Ayunan, angalih mareng Perean, teher angawe wesma, Kyayi Ngurah Tamu, tanana wija, pejah Ngurah Tamu, saraja druwene ring Pacung makadi keris mwang watang, sama winwat maring Perean, dene Kyayi Ngurah Ayunan, wadwanira kena giniring dene Kyayi Ngurah Pupuan, Kyayi Ngurah Ayunan teher asima ring Perean, apasajna Kyayi Ngurah Pacung, alama pwekang kala, pasilihning bhanukula, hana pratikulanira, apasajna Kyayi Ngurah Pacung Sakti, aswami makapadmi ngaranira I Gusti Luh Pacekan, asunu sira jalu sawiji, anama Kyayi Ngurah Batanduren, teher apasajna Salit Pacung, ndah ta mangko, mangke I Gusti Luh Pacekan, kala lungha ring pangempuan ring tirtha gangga katemu Hyang Um ring Watulumbang, katon Sang Pandya holeng-holeng, sinampenana dene I Gusti Luh Pacekan, weruh Hyang Um, henengakena ika.

Lontar

Tucapa Kyayi Ngurah Pacung, anyolong smara ring pariwaranya, kang ngaran Luh Jepun, pinih ameteng huwus tigang lek, weruh I Gusti Luh Pacekan, krodha teka amupuh wong ameteng ika, tur ya malayu manangis. Kyayi Ngurah Pacung umeneng juga, dadi hana Si Ungasan, wong Badung pradesi, dinol badeg, kulanya titising Pamecutan, nguni duk I Gusti Ngurah Pamecutan, abuburu ring alas Ungasan, hana ta wang kanya angwan, ya ta jinasmara de Kyayi Ngurah Pamecutan, matangnyan hana Si Ungasan, kadi dinwating Hyang, prapteng Perean, ya ta sinang siptengaksi, de Kyayi Ngurah Pacung, kinon amupu paricaraka ameteng, tutut Si Ungasan, dadi winwat mareng Marga.

Continue reading

Kepemimpinan Buruk dan Baik

Di setiap perusahaan/organisasi tentu ada atasan baik dan atasan buruk. Ibarat peran dalam film pasti ada peran baik yang jadi jagoan dan ada peran antagonis yang jadi penjahatnya.

Atasan yang baik biasanya memiliki gaya kepemimpinan yang dihormati oleh orang banyak.

pemimpin

Sedangkan pemimpin yang buruk tentu menjadi atasan yang menyebalkan buat anak buahnya dan tidak dihargai, selalu menjadi momok dan bahan gosipan anak buah.

Namun, tidak semua atasan yang menyadari apakah gaya kepemimpinannya akan membawa dampak positif atau malah merugikan buat orang banyak.

Continue reading

Mengenal Pahlawan Bali – I Gusti Ketut Pudja

Pada hari Senin 19 Desember 2016, mata uang rupiah edisi baru telah diresmikan oleh Presiden Jokowi dalam peluncuran uang rupiah kertas dan logam terbaru tahun emisi 2016 yang bertempat di gedung Bank Indonesia – Jakarta.

uang-baru

Deputi Direktur Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Andiwiana menjelaskan, pemilihan pahlawan pada desain mata uang baru didasari oleh kebhinekaaan atau keragaman Indonesia. Selain gambar pahlawan, akan dicantumkan juga gambar keindahan alam Indonesia serta tarian daerah. Juga akan dicantumkan daerah-daerah yang belum terwakili oleh gambar pahlawan di mata uang sebelumnya. Makanya pada uang rupiah Tahun Emisi 2016 ini dicantumkan pahlawan dari Papua yakni Frans Kaisiepo. Ini pertama kalinya pahlawan dari Papua dicantumkan pada desain mata uang.

Continue reading

Program Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana Kabupaten Badung (3)

Program Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana Kabupaten Badung (PPNSB) Kabupaten Badung, pada hari Selasa tanggal 13 Desember 2016 resmi diluncurkan. Peluncuran program PPNSB tersebut dihadiri oleh Ibu Megawati Soekarnoputri, Presiden ke-5 Republik Indonesia. Acara tersebut dilaksanakan di Lapangan Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung “Mangupraja Mandala”. Pada acara ini Ibu Megawati Soekarnoputri juga meluncurkan implementasi Program PPNSB tersebut dengan ditandai dengan menekan tombol sirine.

mega

Pada acara tersebut Ibu Megawati Soekarnoputri didampingi anggora Komisi X DPR RI I Wayan Koster, Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta, Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa, Sekda Kabupaten Badung Kompyang R. Swandika dan Ketua DPRD Kabupaten Badung Putu Parwata. Juga turut hadir dalam acara tersebut adalah Wakil DPRD Kabupaten Badung Sunarta beserta anggota DPRD Kabupaten Badung, Penglingsir Puri Ageng Mengwi A. A. Gde Agung, Ketua TP PKK Kabupaten Badung Seniasih Giri Prasta, Wakil Ketua TP PKK Badung Kristiani Suiasa, Ketua DPW Badung Nyonya Kompyang Swandika, para Kepala SKPD dan sejumlah undangan lainnya.

Continue reading