Mengenal Pahlawan Bali – I Gusti Ketut Pudja

Pada hari Senin 19 Desember 2016, mata uang rupiah edisi baru telah diresmikan oleh Presiden Jokowi dalam peluncuran uang rupiah kertas dan logam terbaru tahun emisi 2016 yang bertempat di gedung Bank Indonesia – Jakarta.

uang-baru

Deputi Direktur Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Andiwiana menjelaskan, pemilihan pahlawan pada desain mata uang baru didasari oleh kebhinekaaan atau keragaman Indonesia. Selain gambar pahlawan, akan dicantumkan juga gambar keindahan alam Indonesia serta tarian daerah. Juga akan dicantumkan daerah-daerah yang belum terwakili oleh gambar pahlawan di mata uang sebelumnya. Makanya pada uang rupiah Tahun Emisi 2016 ini dicantumkan pahlawan dari Papua yakni Frans Kaisiepo. Ini pertama kalinya pahlawan dari Papua dicantumkan pada desain mata uang.

Continue reading

Advertisements

Arti Sebuah Kemerdekaan

Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya, ungkapan tersebut dikatakan oleh seorang tokoh besar Bung Karno. Siapapun mengenal dan mengenang kebesaran beliau sebagai sosok pejuang kemerdekaan, pejuang penghapusan diskriminasi dan pejuang HAM. Bung Karno tidak berjuang sendirian, ribuan bahkan jutaan pahlawan, baik yang tercatat di buku sejarah ataupun tidak tercatat, bersama-sama turut menanamkan saham besar bagi perjuangan kemerdekaan. Tepatnya tanggal 17 Agustus 1945 bangsa Indonesia terlepas dari cengkeraman kolonialis dan imperialis bangsa Eropa. Bangsa Indonesia telah menjadi bangsa yang Merdeka.

Perjuangan berat generasi 45 pada masa lampau, sama beratnya dengan perjuangan generasi penerus di masa sekarang. Hal itu berkaitan dengan situasi dan kondisi yang dihadapi pada saat ini, yaitu pengaruh dari arus globalisasi dan industrialisasi. Kemajuan ilmu pengetahuan yang dicapai oleh umat manusia di dunia, ternyata telah menjadi sebuah fenomena manusia terlepas dari jiwa kemanusiaan-nya. Akibat dari fenomena tersebut, sebagian umat manusia tidak mempunyai tanggung-jawab serta melupakan kewajiban untuk menempatkan moralitas agama dan etika humanisme di atas kemajuan IPTEK.

Continue reading

Sejarah Kemerdekaan Indonesia

Tanggal 17 Agustus merupakan tanggal yang sangat bersejarah bagi Bangsa Indonesia. Pada tanggal tersebut, Bangsa Indonesia merayakan Hari Kemerdekaan Bangsa Indonesia. Berbagai kegiatan dan perlombaan dilaksanakan untuk memeriahkan perayaan tersebut, baik yang dilaksanakan di kampung-kampung sampai di daerah perkotaan. Mulai dari merias wajah lingkungan, gerak jalan, sepeda santai, panjat pinang dan lain-lain. Seperti itulah sebagian besar masyarakat Indonesia memaknai dan merayakan Hari Kemerdekaannya.

Namun bagaimana sejarah tercapainya Kemerdekaan Bangsa Indonesia, masih sedikit yang tahu ataupun sebagian masyarakat sudah lupa. Untuk itulah pada tulisan kali ini, kami akan mengulas tentang sejarah kemerdekaan Bangsa Indonesia, termasuk latar belakang serta tokoh-tokoh yang terlibat dalam proses Kemerdekaan Bangsa Indonesia.

 

Latar Belakang

Pada tanggal 6 Agustus 1945 sebuah bom atom dijatuhkan di atas kota Hiroshima Jepang oleh Amerika Serikat yang mulai menurunkan moral semangat tentara Jepang di seluruh dunia. Sehari kemudian Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) atau Dokuritsu Junbi Cosakai, berganti nama menjadi PPKI (Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia) atau disebut juga Dokuritsu Junbi Inkai dalam bahasa Jepang, untuk lebih menegaskan keinginan dan tujuan mencapai kemerdekaan Indonesia.

Continue reading

Monumen Perjuangan Rakyat Bali (Bajra Sandhi)

Pada tanggal 26 Mei 2014, salah satu agenda pembelajaran Diklat Pim IV Angkatan V Kabupaten Badung adalah melaksanakan visitasi. Monumen Perjuangan Rakyat Bali atau yang sering disebut dengan Bajra Sandhi menjadi tujuan visitasi adalah untuk menumbuhkan rasa cinta dan wawasan berbangsa dan bernegara, khususnya untuk mengenang perjuangan pahlawan-pahlawan kita dalam rangka merebut serta mempertahankan kemerdekaan Bangsa Indonesia, khususnya perjuangan pahlawan yang terjadi di Pulau Dewata ini.

Pada tulisan saya kali ini berisi tentang Deskripsi Monumen Perjuangan Rakyat Bali (MPRB), yang sejujurnya baru kali ini saya sempat masuk ke dalam monumen padahal selama terbangun dan berfungsi saya hanya melihat dari luar saja. Ternyata monumen ini banyak berisikan materi-materi perjuangan rakyat Bali dan tentunya sangat berguna untuk menumbuhkembangkan kebanggaan berbangsa dan bernegara, khususnya menjadi bagian dari warga Bali.

Continue reading

Ki Hadjar Dewantara – Bapak Pendidikan Nasional

Ki Hadjar Dewantara lahir di Yogyakarta pada tanggal 2 Mei 1889.Terlahir dengan nama Raden Mas Soewardi Soeryaningrat. Ia berasal dari lingkungan keluarga Kraton Yogyakarta. Raden Mas Soewardi Soeryaningrat, saat genap berusia 40 tahun, berganti nama menjadi Ki Hadjar Dewantara. Semenjak saat itu, ia tidak lagi menggunakan gelar kebangsawanan di depan namanya. Hal ini dimaksudkan supaya ia dapat bebas dekat dengan rakyat, baik secara fisik maupun hatinya.

Perjalanan hidupnya benar-benar diwarnai perjuangan dan pengabdian demi kepentingan bangsanya. Ia menamatkan Sekolah Dasar di ELS (Sekolah Dasar Belanda). Kemudian sempat melanjut ke STOVIA (Sekolah Dokter Bumiputera), tapi tidak sampai tamat karena sakit. Kemudian ia bekerja sebagai wartawan di beberapa surat kabar antara lain Sedyotomo, Midden Java, De Express, Oetoesan Hindia, Kaoem Moeda, Tjahaja Timoer dan Poesara. Pada masanya, ia tergolong penulis handal. Tulisan-tulisannya sangat komunikatif, tajam dan patriotik sehingga mampu membangkitkan semangat antikolonial bagi pembacanya.

Continue reading

Emansipasi Wanita – Peringatan Hari Kartini

Seperti yang kita ketahui, Kartini merupakan nama yang tidak asing lagi bagi bangsa Indonesia. Kata Kartini mengingatkan kita pada sosok seorang wanita yang berjuang demi meningkatkan harkat dan martabat kaumnya. Setelah kiprah Raden Ajeng Kartini ini, beliau kemudian dinobatkan menjadi seorang pelopor gerakan emansipasi wanita di Indonesia. Emansipasi wanita ini sendiri berasal dari suatu gerakan di Negara Barat, yang dahulunya wanita merasa dikerdikan, dan menjadi warga kelas 2, sehingga menimbulkan akumulasi kekecewaaan kepada kaum wanita dan timbullah apa yang dinamakan perjuangan persamaan derajat atau emansipasi wanita.

Pengertian atau definisi emansipasi wanita ini sendiri secara harfiah adalah kesetaraan hak dan gender. Emansipasi wanita juga bisa diartikan sebagai suatu usaha untuk membuat persamaan hak-hak kaum wanita terhadap hak-hak kaum pria di segala bidang kehidupan. Emansipasi wanita bertujuan memberi wanita kesempatan bekerja, belajar, dan berkarya seperti halnya para pria, seimbang dengan kemampuannya.

Continue reading

Raden Ajeng Kartini

Biografi Raden Ajeng Kartini

Emansipasi wanita sebuah padangan yang muncul ketika kita mendengar nama beliau Ibu Raden Ajeng Kartini. Seorang sosok pejuang wanita yang gigih untuk memperjuangkan kaumnya, yaitu kaum wanita yang ketika jaman beliau dulu wanita selalu dipandang sebagai kaum lemah yang tugasnya hanya bekerja di dapur dan mengurus rumah tangga. Tapi berkat beliau kaum wanita bisa menunjukkan bahwa mereka juga adalah kaum yang menentukan, pantas untuk memimpin dan revolisioner. Berikut ini biografi singkat beliau Raden Ajeng Kartini.

Raden Ajeng Kartini adalah seseorang dari kalangan priyayi atau kelas bangsawan Jawa, putri Raden Mas Adipati Ario Sosroningrat, Bupati Jepara. Ia lahir pada tahun 1879 di kota Rembang . Ia adalah putri dari istri pertama, tetapi bukan istri utama. Ibunya bernama M.A. Ngasirah, putri dari Nyai Haji Siti Aminah dan Kyai Haji Madirono, seorang guru agama di Telukawur, Jepara.

Continue reading