Tari Rejang Dewa

Tarian Rejang di Bali ada beberapa jenis seperti salah satunya tari Rejang Dewa, ditarikan oleh penari perempuan secara berkelompok, dengan dominasi kostum warna putih dan kuning, hiasan kepala dibuat dari janur, yang diisi bunga gumitir yang berwarna kuning, terlihat begitu serasi dengan suasana pementasan yang ditujukan untuk persembahan.

Rejang Dewa

Tarian ini ditarikan oleh anak-anak yang belum menginjak remaja/dewasa dan tidak dipentaskan di sembarang tempat, pementasannya di tempat-tempat suci, dan berfungsi sebagai perlengkapan upacara yadnya bagi Umat Hindu. Tidak sebagai tari hiburan apalagi sebagai komoditi wisata.

Tari Rejang Dewa tergolong tarian sakral.  Tarian ini adalah sebagai simbol widyadari (bidadari) yang turun ke mercepada dan untuk menyambut dan menghibur kedatangan para Dewa yang akan turun ke mayapada, melalui lantunan mantra puja juga banten persembahan. Sehingga di harapkan Beliau bisa bersemayam pada benda-benda suci seperti pratima yang disakralkan, biasanya pada saat upacara Ngenteg Linggih dan Mupuk Pedagingan

Gerak tarian ini terlihat sederhana, dengan gerakan tubuh yang lincah dengan tabuh pengiring Gong Gede atau Gong Kebyar, kadang melakukan gerakan melingkar dan tangan saling berpegangan, ditambah aroma dupa yang harum semerbak, menambah kesakralan suasana. Tarian yang berhubungan dengan kegiatan ritual keagamaan ini tetap lestari sampai sekarang.

Sumber : http://wisata.balitoursclub.com/tari-rejang-dewa

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s