Pura Batubolong Seseh

Pura Batubolong yang berada di Desa Adat Seseh mempunyai alur ceritra yang hampir sama dengan keberadaan Pura Ulunswi Seseh. Lebih lanjut disebutkan bahwa tatkala pemerintahan I Gusti Agung Sakti, yang bergelar Cokorda Sakti Blambangan, yang memerintah antara tahun “warsaning loka dwaraning sagara wisaya tunggal” 1549 Saka, lalu beliau memperbaiki beberapa Pura, seperti : Sakenan, Uluwatu, Ulunswi, Watubolong, Watumejan, Purusada, Dalem Puri, Bukitsari, Panarajon, Bukit Kembar, Bratan, Pucak Mangu, Pucak Entapsai, Pucak Padangdawa, Tratebang dan Pucak Sangkur. Setelah beliau memperbaiki Pura Uluwatu, juga memperbaiki Sanghyang Tiga Sakti, Sanghyang Hari Murti, yang berada di Batubolong.

Lontar

Tatkala pemerintahan Cokorda Nyoman Munggu (I Gusti Agung Nyoman Alangkajeng) raja yang III (ketiga), memperbaiki Pura-Pura yang ada di wilayahnya. Demikian juga pada masa pemerintahan raja V (kelima) I Gusti Agung Madhe Munggu (Cokorda Ngurah Madhe Agung), yang juga banyak memperbaiki Pura-Pura yang ada di wilayah pemerintahannya.

Pada masa perkembangan selanjutnya diperbaiki Pura Batubolong Seseh pada tahun 1731 sampai 1737 (ekagni parwataning jagat – saptagni wiku tunggal). Dibuatkan upacara pamlaspas tepatnya pada hari Buda Umanis, wuku Prangbakat, sasih Kasa, Pancadasi/Purnama, pada tahun 1736. Setelah selesai dipugar dan diplaspas, diserahkan kepada “Kramaning Seseh” sebagai Pangempon/Pangemong.

Bangunan Palinggih yang ada di Utama Mandala : Candi Bentar, Candi Gelung, Bale Sambiyangan, Bale Gong, Limas/Mundaksari (stana Mpu Kuturan), Gedong (stana Ratu Nyoman Sakti), Padmasana (stana Sanghyang Widhi/Sadasiwa), Meru Tumpang Tiga (stana Danghyang Dwijendra), Gedong (stana Bhatara Tengah Empul), Gedong (stana Bhatara Toya Anakan), Limassari (stana Ratu Gede Gongsyem), Padma Capah (stana Bhatari Gangga), Sumur, Sambiyangan, Pangaruman (stana Bhatara Turun Kabeh).

Bangunan yang terdapat di Madhya Mandala : Bale Sambiyangan, Gedong (stana Ratu Nyoman Sakti Pangadangan), Gedong (stana Ida ratu Madhe Jelawung) dan Candi Bentar.

Bangunan di Nista Mandala : Wantilan, Taru Ketapang (stana Ida Ratu Gede Mekel Agung).

Sedangkan fungsi dari Pura Batubolong, adalah tempat Pabejian dan nunas Tirtha Panglukatan/Pangleburan. Demikian juga merupakan tempat Palastian, Ida Bhatara ring Pucak Mangu, Pucak Bon, Pucak Padangdawa dan Palastian Kesanga, beberapa daerah di Badung dan Tabanan.

Maka Pura Batubolong berfungsi sebagai tempat memohon Tirtha Panglukatan/Pangleburan, tempat Pamlastian, sesuai dengan Palinggih-palinggih yang ada, sehingga Pura Batubolong merupakan Pura Umum.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s