Pura Mangening

Berbicara tentang Bali maka akan terbayang dalam pikiran kita tentang keindahan pantainya, panorama alam yang menawan serta banyaknya pura yang unik dimana kesemuanya memiliki sejarah tersendiri. Pura Mangening termasuk ke dalam salah satu pura tersebut diatas yang berada di Desa Saraseda, Tampaksiring, Kabupaten Gianyar.

Pura Mangening berada di lingkungan yang hening dan berhawa sejuk. Dimana Pura ini termasuk ke dalam salah satu cagar budaya yang diresmikan oleh Pemerintah Propinsi Bali berdasarkan Undang-Undang No. 05/1985. Bila anda berkunjung ke pura ini, maka anda akan menuruni terlebih dahulu beberapa anak tangga untuk tiba di pelataran pura, disini pengunjung akan menjumpai kolam-kolam air jernih dimana airnya berasal dari mata air yang keluar dari sela-sela akar pohon dan tebing. Sedangkan untuk tiba di bagian utama pura ini, anda harus menaiki beberapa anak tangga lagi karena letaknya yang berada di atas pelataran.

Di dalam pura ini terdapat meru tumpang tiga yang dulunya merupakan tempat ditemukannya arca berbentuk Lingga – Yoni. Sementara itu konsep Pura Mengening beracuan kepada konsep yang digunakan oleh kebanyakan pura di Bali, yaitu konsep “Tri Mandala” (Nista Mandala, Madya Mandala, dan Utama Mandala).

Pada bagian Nista Mandala terdapat sebuah taman dengan lima pancuran air. Di bagian Madya Mandala terdapat beberapa bangunan seperti: Bale Gong, Bale Kulkul, Bale Pegambahan dan Bale Pegat. Sedangkan di bagian Utama Mandala terdapat beberapa pelinggih, diantaranya: Gedong Meru Tumpang Tiga yang merupakan istana dari Ida Batara Prasada Agung, gedong yang merupakan pelinggih Batara Gunung Kawi, Gedong Limas, Pelinggih Batara Tirta Empul, Pemaruman, Pelinggih Batara Siwa, Bale Paselang, Bale Pecanangan, Bale Saka Ulu dan Bale Penganteb.

Belum ada kepastian tentang sejarah Pura Mengening ini, namun menurut hasil penemuan sebuah prasada maka disimpulkan bahwa pura ini sudah ada sejak masa pemerintahan Raja Masula-Masuli di Pejeng.

Mata pencaharian penduduk sekitar pura ini sebagian besar adalah bertani, namun demikian ada juga yang berprofesi sebagai pedagang dan karyawan.

Dengan diresmikannya pura ini sebagai salah satu objek wisata budaya, maka untuk kenyamanan pengunjung yang datang disediakan fasilitas seperti: warung makanan dan minuman, pemandu pura serta lahan parkir yang cukup luas.

Waktu yang diperlukan apabila anda ingin mengunjungi Pura Mengening ini adalah sekitar 90 menit dengan jarak tempuh kira-kira 37 km dari Kota Denpasar Bali.

Sejuknya udara, segarnya air serta pemandangan alam yang mempesona, sungguh memberikan nuansa tersendiri bagi siapapun yang datang ke Pura Mengening ini.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s