Tri Pramana (Desa – Kala – Patra)

Tri Pramana adalah tiga ukuran. Dalam hal ini merupakan ukuran untuk menentukan salah dan benar. Tiga ukuran itu ada yang disebut Desa, Kala dan Patra. Desa artinya Tempat, Kala berarti Waktu dan Patra artinya Keadaan.

Apa yang benar pada suatu waktu, belum tentu benar pula pada waktu yang lain. Demikian pula apa yang benar pada suatu tempat atau keadaan, dapat berubah menjadi salah pada tempat atau keadaan yang lain.

Misalnya :

  • Menyanyi untuk hiburan adalah benar, tetapi kalau menyanyi di samping orang-orang yang sedang sakit, maka berubahlah menyanyi itu menjadi tingkah laku atau perbuatan yang salah.
  • Menghidangkan es pada waktu malam yang dingin, akan diterima oleh orang dengan hati yang enggan, namun bila orang dihidangkan es pada waktu panas terik akan disambutnya dengan gembira.

Dari contoh-contoh di atas ini nyatalah bahwa apa yang disebut orang tindakan yang salah, bilamana orang tidak tahu menyesuaikan dengan tempat, waktu dan keadaan. Maka itu setiap kita bertindak patutlah tindakan-tindakan kita itu disesuaikan dengan Desa, Kala dan Patra. Ketiga ukuran penyesuaian ini disebut dengan Tri Pramana.

Sudah tentu penyesesuaian ini juga berdasarkan pertimbangan-pertimbangan yang sehat atau wiweka. Disamping yang disebut di atas ini ada lagi beberapa Tri Pramana yang lain yang pada pokoknya merupakan ukuran-ukuran, guna mendapatkan sesuatu yang benar.

Tripramana-tripramana tersebut ialah :

  • Sabda – penyesuaian dengan kata-kata
  • Bayu – penyesuaian dengan tenaga
  • Idhep – penyesuaian dengan pikiran


  • Pratyaksa – memperoleh pengetahuan dengan pengamatan langsung
  • Anumana – memproleh pengetahuan dengan berpikir logis ialah dengan menarik kesimpulan dari gejala-gejala yang tampak
  • Agama – mendapatkan pengetahuan dengan pemberitahuan orang lain yang dapat dipercaya kebenarannya

C.

  • Likhita – mendapat pengetahuan yang benar berdasarkan apa yang tertulis
  • Saksi – mendapatkan pengetahuan yang benar-benar berdasarkan saksi
  • Bukti – mendapatkan pengetahuan dengan bukti-bukti yang ada

D.

  • Sastratah – memperoleh pengetahuan berdasarkan apa-apa yang terdapat pada kitab-kitab
  • Gurutah – memperoleh pengetahuan dari pemberian guru
  • Swatah – memperoleh pengetahuan dari belajar sendiri

E.

  • Lokika – berdasarkan atas logika/proses pikiran
  • Wedika – berdasarkan kitab-kitab suci
  • Adyatmika – berdasarkan renungan/samadhi
Advertisements

One thought on “Tri Pramana (Desa – Kala – Patra)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s