Ethika Yadnya – 5

D. Ethika Yadnya Dalam Kitab Bhagawadgita

Aphalākān ksibhir yajño, widhidristo ya ijyate, yastawyam ewe ‘ti manah, samādhāya sa sāttwikah (Bhagawadgita : XVII. 11)

(Upacara-upacara yang menurut petunjuk kitab-kitab suci, dilakukan orang tanpa mengharapkan pahala, dan percaya sepenuhnya upacara ini, sebagai tugas kewajiban, adalah Sattwika)

083014_1518_NgabenTikus1.jpg


Abhisamdhāya tu phalam, dambhārtham api chai ‘wa yat, ijyate bharatasrestha, tam yajñam widdhi rajas am (Bhagawadgita : XVII. 12)

(Tetapi yang dipersembahkan dengan harapan pahala, dan semata-mata untuk keperluan kemegahan belaka, ketahuilah, wahai putra Bharata yang terbaik, itu adalah merupakan upacara-upacara Rajasa)


Widdhihinam asristannam, mantrahinam adaksinam, sraddhawirahitam yajnam, tamasam parichaksat (Bhagawadgita : XVII. 13)

(Upacara yang tidak menurut peraturan, di mana makanan tidak dihidangkan, tanpa ucapan mantra dan tanpa daksina, dan tanpa kepercayaan, dinamakan Tamasa)


Caturwidha bhajante mam, janah sukretino ‘rjuna, artho jijnasur arthathi, jnani ca bharatarsabha (Bhagawadgita : VII. 16)

(Ada empat macam orang yang baik hati, memuja pada–Ku, wahai Bharatasabha, mereka yang sengsara, yang mengejar ilmu, yang mengejar harta dan yang berbudi).


Tesam jnani nityayukta, ekabhaktir wisisyate, priyo hi jnanino’tyartham, aham sa ca mama priyah (Bhagawadgita : VII. 17)

(Diantara mereka, orang yang berbudi selalu memusatkan pikiran dan berbakti kepada Yang Satu adalah mulia, sebab itu dialah Aku sangat kasihi dan dia kasih kepada-Ku).


Udarah sarwa ewai ‘te, jnani tw atmai ‘wa me matam, asthitah sa hi yuktatma, mam ewa ‘nuttamam gatim (Bhagawadgita : VII. 18)

(Semua mereka itu adalah mulia, tetapi yang berbudi Ku- pegang sebagai diri-Ku, sebab jiwanya seimbang dengan sempurna dan tujuannya tertinggi hanya bernaung pada-Ku).

Keempat kategori manusia yang memuja Tuhan/Brahman, itu adalah semuanya baik, sebab mereka memiliki kepercayaan akan adanya Brahman. Namun demikian, orang yang berbudi luhur, berhati bersih, mempunyai kemauan dan pengabdian menunggal kepada-Nya, adalah yang termulia.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s