Keharmonisan Membawa Ketentraman

Manusia adalah makhluk sosial. Ia tidak dapat hidup sendiri.Ia selalu hidup bersama-sama dengan orang lain dan dengan makhluk-makhluk lain. Hidup bersama-sama ini menimbulkan hubungan antara individu dengan individu.

Agar supaya hidup ini hidup yang baik dan tentram, maka perlulah adanya hubungan yang harmonis antara seseorang dengan seseorang, antara seseorang dengan alam sekitarnya. Orang benci-membenci tidak mempunyai hubungan yang harmonis. Karena itu mereka tidak mempunyai ketentraman dalam hatinya. Hal ini banyak membawa kerugian.

Hubungan ini adalah hubungan antara manusia, tetapi keharmonisan hubungan itu tidak hanya antara manusia dengan manusia, tetapi harus juga dengan makhluk-makhluk lain dan dengan alam sekitarnya.

Bila kita jatuh sakit, menunjukkan adanya hubungan yang tidak harmonis dalam tubuh kita. Keseimbangan kerja alat-alat tubuh kita terganggu. Akibatnya terganggu pulalah ketentraman dalam diri kita. Maka perlulah keseimbangan dan keharmonisan kerja tubuh kita dikembalikan. Akhirnya bila telah seimbang, kembalilah tentram hidup kita.

Dalam keadaan dingin orang sukar tidur nyenyak. Keseimbangan hubungannya dengan alam terganggu. Maka perlulah keseimbangan itu dikembalikan dengan memakai selimut. Orang tidak akan merasa dingin lagi, maka selaraslah hubungannya dengan alam, yang membawa ketentraman di dalam perjalanan hidupnya.

Hubungan yang harmonis itu, antara individu dengan individu, lebih-lebih pula antara individu dengan makhluk lain akan mudah tercapai bila didasari atas budi pekerti yang luhur. Sulit kita membayangkan akan adanya hidup yang bahagia dan tentram tanpa didasari atas dasar budi pekerti yang luhur. Di mana orang-orang berbudi rendah berkumpul, maka di sana akan kita jumpai kehidupan yang yang serba kacau, sehingga kecemasan dan kejahatan akan selalu mengancam kita.

Budi pekerti yang luhur itu pula orang akan mau tolong-menolong dan terkandung pengertian, bahwa seseorang itu mau saling menerima dan saling memberi satu sama lainnya.

Dengan jalan ini maka keharmonisan hidup itupun tercapai. Bagaimanakah mungkin keharmonisan hidup bisa tercapai, bilamana orang-orang hanya mementingkan dirinya sendiri, tanpa memperhatikan kepentingan orang lain. Kita mementingkan orang lain dan kita dipentingkan oleh orang lain.

Demikianlah kehidupan kita sebagai manusia. Keharmonisan hubungan membawa kita kepada ketentraman hidup yang akhirnya mengantarkan kita kepada kebahagiaan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s