Sanitasi – Rencana Jaringan Air Minum

Jaringan air minum dengan kriteria :

  • harus tersedia jaringan kota atau lingkungan sampai dengan sambungan rumah;
  • lingkungan perumahan harus mendapat air bersih yang cukup dari perusahaan air minum dan atau sumber lain sesuai dengan ketentuan yang berlaku;
  • kapasitas untuk melayani kebutuhan perumahan sekurang-kurangnya 150 (seratus lima puluh) liter/orang/hari; dan
  • diutamakan menggunakan sistem perpipaan terlindungi sesuai standar teknis yang ditetapkan.

Kran umum dengan kriteria :

  • satu kran umum disediakan untuk jumlah pemakai 200 (dua ratus) jiwa;
  • radius pelayanan 1 (satu) kran umum melayani sejauh 100 m (seratus meter);
  • kapasitas untuk kran umum adalah sekurang-kurangnya 30 (tiga puluh) liter/orang/hari; dan
  • ukuran dan konstruksi kran umum sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Hidran kebakaran dengan kriteria :

  • penempatan kran kebakaran harus mudah dilihat dan dicapai oleh mobil pemadam kebakaran, sesuai dengan peraturan yang berlaku mengenai tata cara perencanaan bangunan lingkungan untuk pencegahan bahaya kebakaran pada bangunan rumah dan gedung;
  • untuk kawasan komersial jarak antara kran kebakaran 100 m (seratus meter);
  • untuk kawasan perumahan jarak antara kran maksimum 200 m (dua ratus meter);
  • ketentuan-ketentuan lain perihal kran sesuai dengan peraturan yang berlaku tentang tata cara sistem hidran untuk bahaya kebakaran rumah dan gedung; dan
  • apabila tidak dimungkinkan membuat kran diharuskan membuat sumur – sumur kebakaran.
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s