Rencana Pengembangan e-Government di Kabupaten Badung

Kondisi Pengembangan e-Government di Kabupaten Badung

Kondisi Pengembangan e-Government di Kabupaten Badung pada saat ini adalah sebagai berikut :

  • Bersifat aplikasi parsial pada beberapa SKPD atas inisiasi dari SKPD tersebut terutama untuk mendukung pelaksanaan TUPOKSI, seperti : SIMDA, SIAK, SIMPEG dan lain-lain yang masing parsial penggunaannya di masing-masing SKPD
  • Belum TERINTEGRASI dalam satu sistem yang berbasis Web atau FOSS
  • Infrastruktur jaringan bersifat lokal (LAN)
  • SDM yang menguasai TIK sangat terbatas
  • Motivasi dan Kebijakan Leadership belum maksimal mengarah pada e-Leadership
  • Belum memiliki payung hukum pengembangan e-government di Kabupaten Badung
  • Peran kelembagaan belum optimal

Road Map Pengembangan e-Government di Kabupaten Badung

Sehubungan dengan pencanangan adanya kebijakan pengembangan e-Government sebagaimana tertuang dalam Inpres No. 6 Tahun 2001 tentang Pengembangan dan Pendayagunaan Telematika di Indonesia, Inpres No. 3 Tahun 2003 tentang Kebijakan dan Strategi Nasional Pengembangan e-Government serta Keputusan Menteri Komunikasi & Informasi No. 57/KEP/M.KOMINFO/12/2003 tentang Penyusunan Rencana Induk Pengembangan e-Government Lembaga, maka dalam rangka meningkatkan kinerja dan efektifitas penyelenggaraan tata pemerintahan dan pelayanan publik diharapkan agar pemerintah daerah memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi agar terwujud pemerintahan yang baik, akuntabel dan transparan. Berkenaan dengan kebijakan tersebut Pemerintah Kabupaten Badung secara bertahap mempersiapkan instrumen menuju peningkatan pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam pelaksanaan pembangunan (e-Development) di segala bidang yang diawali dengan penyusunan Rencana Penerapan Teknologi Informasi Pemerintah Daerah Kabupaten Badung (2010 – 2015) pada tahun 2010 melalui Dinas Perhubungan, Informasi dan Komunikasi Kabupaten Badung.

Selanjutnya pada tahun 2012 disusun Rencana Detail Sistem Informasi Pemerintah Kabupaten Badung yang merupakan dokumen teknis kebutuhan infrastruktur serta aplikasi sistem informasi yang akan dibuat secara bertahap dan terintegrasi dalam satu Manajemen Informasi Kabupaten Badung di bawah koordinasi Dinas Perhubungan, Informasi dan Komunikasi Kabupaten Badung. Pada tahun 2012 juga telah dilaksanakan Pembangunan Infrastruktur Jaringan Fiber Optic di Kawasan Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung sebagai salah satu pendukung pembangunan Sistem Informasi Komunikasi Pemerintah Kabupaten Badung.

Selanjutnya pada tahun 2013 dibangun 3 (tiga) aplikasi antara lain : e-Surat (Surat Elektronik), e-Arsip (Dokumen Elektronik) dan SIMDA (Sistem Informasi Manajemen Perencanaan Pembangunan Daerah) yang sudah dianggarkan di APBD Tahun Anggaran 2013 termasuk infrastruktur yang diperlukan. Pada tahun 2013 juga dilaksanakan VOIP (Voice Over Internet Protocol).

Pada tahun 2014 akan dibangun 1 (satu) aplikasi untuk mendukung pelaksanaan e-Government pada tingkatan hubungan Pemerintah Daerah dengan masyarakat, yaitu Sistem Informasi Manajemen (SIM) Perijinan yang akan dilaksanakan oleh Badan Pelayanan Perijinan Terpadu. SIM ini dibangun dengan dana APBD Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2014. Pada tahun 2014 juga diharapkan SIM yang dibangun pada tahun 2013 dapat diimplementasikan secara menyeluruh di masing-masing SKPD.

Untuk mendukung hal tersebut, maka Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informasi Kabupaten Badung juga melaksanakan perbaikan/penyempurnaan website Pemerintah Kabupaten Badung.

Karakteristik SIMDA Terintegrasi

SIMDA Terintegrasi yang dibangun diharapkan dapat :

  • Lebih efektif dan efisien karena semua proses perencanaan bisa dilaksanakan dari SKPD masing – masing dengan memanfaatkan jaringan intranet yang ada.
  • Dapat dijalankan dengan berbagai macam alat (Komputer, Laptop, Tablet PC, HP)
  • Proses pembangunan lebih mudah untuk dimonitoring karena sudah terintegrasi antara sistem perencanaan, pencairan dana, dan pengawasan.
  • Bersifat Open Source yang artinya proses pengembangan dan pemeliharaan sistem tidak tergantung pada salah satu vendor saja.

Karakteristik e-Arsip (Dokumen Elektronik)

Karakteristik e-Arsip (Dokumen Elektronik) adalah sebagai berikut :

  • Dokumen disimpan dalam bentuk elektronik sehingga lebih hemat tempat.
  • Keamanan data lebih terjamin karena disimpan di dalam sistem yang diproteksi.
  • Memudahkan dalam proses pencarian dokumen dengan adanya fitur pencarian dokumen pada sistem.
  • Memudahkan dalam proses pendataan dan pelaporan.

Karakteristik e-Surat (Surat Elektronik)

Karakteristik e-Surat (Surat Elektronik) adalah sebagai berikut :

  • Proses pengiriman surat bisa dilaksanakan dengan cepat.
  • Efektif dan efisien karena tidak memerlukan kurir untuk melakukan pengiriman surat.
  • Hemat kertas (paperless).
  • Wajib untuk dilaksanakan oleh seluruh SKPD

Integrasi e-Surat (Surat Elektronik) dengan e-Arsip (Dokumen Elektronik)

Integrasi e-Surat (Surat Elektronik) dengan e-Arsip (Dokumen Elektronik) dapat digambarkan sebagai berikut :

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s